Pengantar Penerbit | Mukhtashar Shahih Bukhari

Mukhtashar Shahih al-Imam al-Bukhari.

Ringkasan Shahih Bukhari Jilid 1.

Imam Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullaah.

Asep Saefullah FM, M.A.
Drs. Kamaluddin Sa'adiyatulharamain.

Pengantar Penerbit.

Kitab ringkasan pertama yang disusun secara ilmiah dan mendetail, menghimpun seluruh hadits shahih dan hadits mu'allaq yang marfu', serta atsar yang mauquf tanpa menyebutkan sanadnya dan matan yang diulang-ulang, kecuali tambahan yang terdapat dalam riwayat yang disebutkan secara berulang-ulang. Tambahan tersebut sudah digabungkan ke dalam haditsnya, dimana masing-masing tambahan diletakkan pada tempatnya (dalam hadits) dengan menggunakan metode ilmiah yang belum pernah ada sebelumnya -sepengetahuan aku- yang menghimpun seluruh faidah yang ada dalam kitab Shahih.

Kami masih belum bisa menerbitkan sisa kitab besar ini, karena beberapa sebab. Di antaranya yaitu pindahnya guru kami dari Damaskus sejak dua tahun silam, dan jauhnya beliau dari kitab-kitab dan karangan-karangannya. Semoga Allah memberikan perlindungan dan kebaikan bagi kita, beliau dan seluruh kaum muslimin serta negeri dan hamba-Nya semua.

Kami telah memperbaiki kesalahan-kesalahan yang dapat kami temukan pada cetakan terdahulu semampu kami.

Zuhair

Maraji'/ sumber:

Kitab: Mukhtashar Shahih al-Imam al-Bukhari, Penulis: Imam Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullaah, tanpa keterangan penerbit, tanpa keterangan cetakan, tanpa keterangan tahun, Judul Terjemahan: Ringkasan Shahih Bukhari Jilid 1, Penerjemah: Asep Saefullah FM, M.A., Drs. Kamaluddin Sa'adiyatulharamain, Editor: Abu Rania, Abu Fahmi Huaidi, Fajar Inayati, Penerbit: Pustaka Azzam, Jakarta - Indonesia, Cetakan keenam, Nopember 2013 M.

Postingan populer dari blog ini

Bab Orang Muslim adalah Orang yang Tidak Menyakiti Orang Lain dengan Lisan dan Tangannya | Mukhtashar Shahih Bukhari

Bab Perkara-perkara Keimanan dan Firman Allah QS. Al-Baqarah: 177, Al-Mukminun: 1 | Mukhtashar Shahih Bukhari

Pengantar Penulis | Mukhtashar Shahih Bukhari