Bab Perkara-perkara Keimanan dan Firman Allah QS. Al-Baqarah: 177, Al-Mukminun: 1 | Mukhtashar Shahih Bukhari
Mukhtashar Shahih al-Imam al-Bukhari.
Ringkasan Shahih Bukhari Jilid 1.
Imam Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullaah.
Asep Saefullah FM, M.A.
Drs. Kamaluddin Sa'adiyatulharamain.
Kitaabul iimaani.
2. Kitab Iman.
2. Bab: Perkara-perkara Keimanan dan Firman ALLOH: "Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada ALLOH, Hari kemudian, Malaikat-malaikat, Kitab-kitab, Nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan sholat dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa." {Qur-an Suroh al-Baqoroh (2): 177}. "Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman." {Qur-an Suroh al-Mukminuun (23): 1}
6. Dari Abu Huroiroh RodhiyaLLOOHU 'Anhu, dari Nabi ShollaLLOOHU 'Alayhi Wa sallam, Beliau bersabda, "Iman mempunyai lebih dari enam puluh (12) cabang dan malu merupakan salah satu cabang dari iman."
===
Catatan Kaki:
(12) Aku katakan: Diriwayatkan oleh Muslim dan lainnya dengan lafazh "wa sab'un" (tujuh puluh). Ini yang kuat menurutku, sebagaimana juga pendapat al-Qodhi Iyadh dan lainnya seperti yang diterangkannya dalam ash-Shohihah (17).
Ringkasan Shahih Bukhari Jilid 1.
Imam Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullaah.
Asep Saefullah FM, M.A.
Drs. Kamaluddin Sa'adiyatulharamain.
Kitaabul iimaani.
2. Kitab Iman.
2. Bab: Perkara-perkara Keimanan dan Firman ALLOH: "Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada ALLOH, Hari kemudian, Malaikat-malaikat, Kitab-kitab, Nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan sholat dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa." {Qur-an Suroh al-Baqoroh (2): 177}. "Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman." {Qur-an Suroh al-Mukminuun (23): 1}
6. Dari Abu Huroiroh RodhiyaLLOOHU 'Anhu, dari Nabi ShollaLLOOHU 'Alayhi Wa sallam, Beliau bersabda, "Iman mempunyai lebih dari enam puluh (12) cabang dan malu merupakan salah satu cabang dari iman."
===
Catatan Kaki:
(12) Aku katakan: Diriwayatkan oleh Muslim dan lainnya dengan lafazh "wa sab'un" (tujuh puluh). Ini yang kuat menurutku, sebagaimana juga pendapat al-Qodhi Iyadh dan lainnya seperti yang diterangkannya dalam ash-Shohihah (17).